Santri Metropolis

Belajar Menjadi Bijak

Amandemen UU No.38 tahun 1999

leave a comment »

banner_2.jpg
Tanggal : 12 Sep 2007
Sumber : dpr.go.id

DPR dukung usulan Amandemen Undang-Undang No.38 tahun 1999 tentang Pengelolaan Zakat seperti yang diinginkan oleh Badan Amil Zakat Nasional. Pasalnya amandemen ini bertujuan untuk lebih mengoptimalkan realisasi potensi zakat yang cukup besar.

“Amandemen ini merupakan salah satu agenda yang perlu diperjuangkan,” ujar Wakil Ketua Komisi VIII DPR dari Fraksi Keadilan Sejahtera Yoyoh Yusroh saat memimpin audiensi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Selasa (11/9).

Senada dengan yang diujarkan oleh wakil ketua, anggota Komisi VIII dari fraksi Partai Amanat Nasional, Latifah Iskandar mengungkapkan bahwa pihaknya bersama-sama dengan Badan Legislasi DPR akan mendorong terjadinya amandemen UU Pengelolaan Zakat.

“Masukan dari Baznas sangat signifikan sebagai bahan untuk melakukan revisi amandemen UU pengelolaan zakat,” tegas Latifah.

Melihat peranan dan posisi Baznas yang kurang populis dikalangan masyarakat, Marwah Daud Ibrahim (F-PG) meminta kepada Baznas untuk mencontoh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Menurut Marwah, jika Baznas dapat menyeriusi keberadaan dan memfasilitasi secara serius lembaganya seperti KPU dimana jaringannya bisa menyentuh hingga kekecamatan, maka posisi Baznas dapat lebih kuat di mata masyarakat.

Jika amandemen dilakukan, maka Marwah menilai, keberadaan lembaga Baznas hingga level Bazda, Laznas/Lazda perlu diperkuat. “Urgensi pentingnya akan amandemen Pengelolaan zakat ini sangat penting, sehingga perlu didukung dengan posisi kelembagaan yang kuat pula,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua umum Baznas Didin Hafidhuddin mengungkapkan bahwa selain mengingkatkan pelayanan bagi masyarkat, pengelolaan zakat bertujuan untuk meningkatkan fungsi dan peranan pranata keagamaan dalam upaya mewujudkan masyarkat dan keadilan social. Disamping itu, pengelolaan zakat juga berfungsi untuk meningkatkan hasil guna dan daya guna zakat.

Lebih lanjut Didin mengatakan bahwa, ada dua hal yang perlu dilakukan amandemen, diantaranya adalah perubahan atas Pasal Bab IV Pasal 14 ayat (3) dan Penyempurnaan Bab III Pasal 6 tentang Badan Amil Zakat dan Pasal 7 tentang Lembaga Amil Zakat.

Didin menilai, pada bab IV pasal 14 ayat 3 tersirat bahwa zakat hanya dianggap sebagai biaya saja sehingga sangat kecil artinya apabila dikaitkan dengan masalah pajak. Oleh karenanya pada dictum ayat yang dimaksud, kalimat dikurangkan dari laba/pendapatan sisa kena pajak diubah menjadi pengurang pajak.

“Pendapatan pajak dan zakat memiliki korelasi positif,” tegasnya.

Hal itu terbukti dari pengalaman negara tetangga – Malaysia yang telah menerapkan kebijakan zakat sebagai pengurang pajak.

Yang terpenting menurut Didin, dana zakat yang terhimpun tidak dimasukkan ke dalam APBN, melainkan langsung ke dalam rekening khusus lembaga zakat yang diawasi secara ketat oleh pemerintah.

Menurut Didin, jika masuk ke dalam APBN maka penyaluran zakat menjadi lebih lambat dan tidak fleksibel, sehingga dikhawatirkan dapat mempersulit mustahik yang berhak menerimanya.

“Mekanisme pertanggungjawaban penggunaan dana zakat harus transparan,” tegasnya.

Didin juga berharap dengan adanya penyempurnaan Bab III Pasal 6 dan 7, dapat memperjelas hubungan Baznas dengan Bazda dan dengan Laznas/Lazda. Baznas diharapkan dapat menjadi otoriyas zakat nasional yang memiliki fungsi dan kewenangan yang jelas.

Terkait dengan pembahasan RUU Pajak Penghasilan (PPh) yang didalamnya mengatur kedudukan zakat, Ketua Badan Amil Zakat Nasional meminta Komisi VIII DPR untuk dapat mempertahankan pasal 4 ayat 3 RUU PPh dimana zakat yang diterima oleh badan amil zakat atau lembaga amil zakat supaya tetap masuk kedalam Bukan termasuk Objek Pajak.

Written by ukasbaik

September 16, 2007 at 2:17 pm

Posted in Hot

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: