Santri Metropolis

Belajar Menjadi Bijak

Kisah DO dari Media Indonesia

leave a comment »

logoprint.gif

Copyright © 2006 Media Indonesia Online. All rights reserved.
Jum’at, 16 Juni 2006 21:31 WIB
HUMANIORA

DPRD Kota Tangerang Diminta Perjuangkan Pembatalan Pemecatan Dua Mahasiswa Politeknik Gajah Tunggal

TANGERANG–MIOL: Dua mahasiswa tingkat dua Politeknik Gajah Tunggal yang dipecat, masing-masing Untung Kasirin dan Indra Dwi, Jumat (16/6), didampingi ratusan mahasiswa lainnya mendatangi Gedung DPRD Kota Tangerang. Mereka mengadukan tindakan pemecatan yang dilakukan Ketua Politeknik Gajah Tunggal, Budiman Evino G.

Menurut Gito, seorang mahasiswa Poltek Gajah Tunggal usai diterima Komisi B DPRD Kota Tangerang, pemecatan itu tidak adil dan terkesan mengada-ada, nilai keduanya sangat rendah. Padahal, ujian akhir semester tersebut baru akan dilakukan pada Juli.

“Gimana bisa dikatakan nilai rendah, sedangkan ujiannya baru Juli nanti,” kata Gito yang juga Kordinator Lapangan.

Gito menambahkan, kedua rekannya tergolong mahasiswa berprestasi dan pernah ikut dalam tim kontes robot di tingkat nasional Universitas Indonesia beberapa waktu lalu. Bahkan dalam kontes itu, Untung dan Indra merupakan ketua dan Bendahara tim kontes robot dari Poltek Gajah Tunggal.

“Kami minta keputusan pemecatan itu dibatalkan,” kata Untung yang meminta pihak dewan ikut memperjuangkannya.

Rio, mahasiswa Poltek Gajah Tunggal lainnya menambahkan pemecatan itu terjadi berkaitan dengan keinginan pimpinan Poltek Gajah Tunggal meminta uang pembinaan Rp4 juta dari Dirjen Dikti, Depdiknas yang diberikan kepada tim kontes robot itu.

Padahal, katanya uang tersebut memang diberikan oleh Dirjen Dikti untuk tim karena prestasinya sudah berhasil masuk dalam babak dua kontes robot.

“Poltek minta uang itu dipertanggungjawabkan. Padahal saat mereka ikut kontes robot, tidak ada bantuan sama sekali dari Poltek,” tandasnya.

Sedangkan uang hadiah itu sudah habis untuk persiapan kontes selanjutnya.

Anggota Komisi B DPRD Kota Tangerang, Jhon Alfred Nikijulu menilai pemecatan terhadap dua orang mahasiswa itu tidak mempunyai dasar kuat.

“Jika melihat tata tertib yang menjadi pegangan mahasiswa, tidak ada ketentuan yang dilanggar, sehingga pemecatan itu tidak sah,” katanya.

Untuk itu, Senin (19/6), pihak dewan akan memanggil pimpinan Poltek Gajah Tunggal untuk menanyakan lebih jauh soal tindakan pemecatan tersebut. (SM/OL-02).

Written by ukasbaik

September 5, 2007 at 3:16 pm

Posted in Kisah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: